Medan, 12 Agustus 2026 – Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia (ITB Indonesia) menyelenggarakan Pelatihan Penyusunan Laporan Audit Mutu Internal (AMI) sebagai bagian dari upaya memperkuat Sistem Penjaminan Mutu Internal (SPMI) dan mempersiapkan institusi menghadapi proses akreditasi tahun 2026.

Kegiatan yang dilaksanakan pada 12 Agustus 2026 ini diikuti oleh 8 orang peserta yang terlibat dalam pengelolaan dan pelaksanaan penjaminan mutu di lingkungan ITB Indonesia. Pelatihan menghadirkan Dr. Relita Buaton, ST., M.Kom sebagai pemateri yang memberikan pembekalan mengenai penyusunan laporan AMI secara sistematis, objektif, dan berbasis bukti.
Kegiatan secara resmi dibuka oleh Ibu Raheliya Br Ginting, M.Kom., selaku Plt. Rektor Institut Teknologi dan Bisnis Indonesia. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Wakil Rektor I Bapak Dr. Ronsen Purba, M.Sc serta Dekan Fakultas Sains dan Teknologi Ibu Dr. Darmeli Nasution, M.Kom, sebagai bentuk dukungan pimpinan terhadap penguatan budaya mutu dan pelaksanaan penjaminan mutu internal di lingkungan institusi.
Dalam sambutannya, Plt. Rektor menekankan pentingnya pelaksanaan penjaminan mutu secara konsisten dan terdokumentasi. AMI tidak hanya menjadi kegiatan evaluasi terhadap ketercapaian standar, tetapi juga merupakan bagian penting dalam memastikan proses peningkatan mutu berjalan secara berkelanjutan.

Materi pelatihan berfokus pada teknik penyusunan laporan AMI, mulai dari identifikasi dan perumusan temuan berdasarkan bukti objektif, penyusunan deskripsi ketidaksesuaian, analisis akar masalah, hingga perumusan rekomendasi perbaikan dan tindak lanjut. Peserta juga mendapatkan pemahaman mengenai keterkaitan hasil AMI dengan siklus PPEPP (Penetapan, Pelaksanaan, Evaluasi, Pengendalian, dan Peningkatan) dalam implementasi SPMI.
Laporan AMI yang baik diharapkan tidak hanya mendokumentasikan hasil audit, tetapi juga mampu memberikan gambaran yang jelas mengenai kondisi mutu pada unit yang diaudit. Hasil tersebut selanjutnya dapat menjadi dasar dalam penyusunan Rencana Tindak Lanjut (RTL) serta bahan pembahasan dalam Rapat Tinjauan Manajemen (RTM).
Pelatihan ini memiliki arti strategis dalam rangka persiapan akreditasi tahun 2026. Dokumentasi AMI yang lengkap, sistematis, dan berkelanjutan merupakan salah satu bukti penting bahwa SPMI telah dilaksanakan secara nyata di lingkungan perguruan tinggi. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi dalam penyusunan laporan AMI menjadi bagian dari upaya LPM untuk memastikan setiap proses penjaminan mutu menghasilkan bukti dan dokumen yang dapat dipertanggungjawabkan.
Melalui kegiatan ini, LPM ITB Indonesia berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas sumber daya manusia di bidang penjaminan mutu serta membangun budaya mutu pada seluruh unit kerja. Penguatan pelaksanaan AMI diharapkan dapat mendorong setiap unit untuk melakukan evaluasi secara berkala, menindaklanjuti hasil evaluasi, dan melakukan peningkatan mutu secara berkelanjutan.
Pelatihan Penyusunan Laporan AMI menjadi salah satu langkah konkret ITB Indonesia dalam memperkuat implementasi SPMI sekaligus mempersiapkan seluruh unsur institusi menghadapi proses akreditasi tahun 2026.

